3 Cara Penyimpanan ASI yang Aman untuk Bayi Anda

Bagi Anda yang memiliki ASI banyak bisa menyimpannya sebagai stock merupakan salah satu solusi agar tidak terjadi penyumbatan. Selain itu, penyimpanan ASI bisa menjadi solusi saat Anda bepergian. Berikut cara penyimpanan ASI yang tetap aman dikonsumsi bayi Anda.

Menyimpan ASI
Menyimpan ASI
  1. Menggunakan Tempat yang Aman

Tempat untuk menyimpan ASI merupakan hal utama yang perlu menjadi perhatian Anda. ASI tidak bisa disimpan dengan menggunakan tempat yang sembarangan karena dapat merusak kualitas ASI. ASI yang rusak akan menyebabkan bayi Anda keracunan.

Tempat ASI yang bisa digunakan yaitu berbentuk botol berbahan material kaca yang kuat dan tidak mudah pecah. Bagian tutupnya menggunakan karet yang tidak mudah rusak. Botol ini dapat Anda simpan di dalam freezer dengan aman, mudah dibersihkan, awet, dan tahan lama.

Anda bisa juga menggunakan botol susu berbahan polyphenylsulphone (PPSU) yang lebih ringan dari pada botol kaca. Botol ini menggunakan penutup yang rapat dan kedap udara. Dapat disusun meninggi hingga beberapa botol sehingga cocok dibawa saat bepergian. Anda juga bisa melakukan penyimpanan ASI dengan menggunakan kantong khusus untuk menyimpan ASI.

Kantong ASI yang bagus memiliki double zip lock sehingga kantong terjaga tetap kedap udara dan tidak mudah tumpah saat disimpan. Dilengkapi dengan directpour design yang bagian bawah kantongnya dapat digunting untuk menuangkan ASI ke gelas atau botol susu bayi Anda.

Pilihlah kantong ASI yang menggunakan material bebas BPA dan bahan berbahaya lainnya yang dapat digunakan di dalam freezer lebih dari 6 bulan, awet dan tahan lama untuk digunakan. Anda bisa mendapatkan tempat penyimpanan ASI di toko perlengkapan bayi Orami dengan promo Ramadhan 2018 yang memberikan diskon hingga 25%.

  1. Waktu Penyimpanan ASI

Setelah ASI Anda pompa dan memasukkannya ke tempat yang Anda pilih. Langkah selanjutnya adalah mendinginkan ASI selama kurang dari 1 jam dan jangan lupa memberikan tanggal juga jam pada tempatnya. Setiap tempat ASI tidak diisi hingga penuh, sisakan 2,5 cm dari bagian atas tempatnya. Masukkan ASI ke dalam freezer setelah ASI tidak lagi hangat.

  1. Suhu Penyimpanan

Jika Anda menyimpan ASI pada ruangan dengan suhu 25 derajat celcius, ASI dapat bertahan selama 6-8. Akan lebih baik Anda menyimpan ASI di dalam freezer agar lebih tahan lama karena ASI yang disimpan dengan suhu 4 derajat celcius dapat bertahan hingga maksimum 5 hari.

Bagaimana Cara Menyimpan ASI yang Baik?

Sesekali pastikan Anda menggunakan termometer kulkas untuk memastikan suhu kulkas atau freezer selama menyimpan ASI tetap stabil. ASI dapat bertahan lebih lama lagi jika dibekukan pada freezer dengan suhu -15 derajat celcius yaitu selama selama maksimum 2 minggu.

Saat akan menyimpan ASI pastikan tempat yang Anda gunakan telah bersih. Alat pompa juga telah dibersihkan sebelum dan setelah digunakan. Kemudian jangan lupa membersihkan bagian sekitar payudara terutama puting susu Anda sebelum memompa ASI agar kebersihannya tetap terjaga.